Category: Business

  • Tak Lama, 3 Pelaku Penganiayaan Ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya

    Tak Lama, 3 Pelaku Penganiayaan Ditangkap Jatanras Polda Metro Jaya

    Dok. TBN
     – Jakart. Polisi menangkap tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Dalam kasus ini, korban adalah perempuan berinisial RIS.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat dan telah menangkap 3 orang pelaku penganiayaan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menindak tegas setiap tindak pidana serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

    Menurutnya, meski sempat diwarnai ketegangan antar kelompok yang saling membawa massa, proses pemeriksaan tetap dilanjutkan dengan penyesuaian mekanisme. Korban menyampaikan keberatan untuk berhadapan langsung dengan tersangka, sehingga penyidik menerapkan metode pemeriksaan terpisah guna menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak.

    “Penanganan perkara ini kami pastikan tetap berjalan profesional, proporsional, dan terukur, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap korban serta menjaga situasi kamtibmas,” jelasnya, Senin (30/3/26).

    Ia mengungkap, proses pemeriksaan konfrontir antara tersangka dan para saksi dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual sempat berlangsung tegang dan memanas. Kombes Pol Budi pun memastikan dinamika di lapangan telah ditangani secara profesional oleh penyidik.

    “Sejak awal kami sudah mengantisipasi adanya potensi gesekan karena kedua pihak hadir dengan pendamping. Penyidik langsung mengambil langkah tegas dengan memisahkan kedua belah pihak sehingga situasi tetap terkendali,” ujarnya.

  • Proses Tuntas Sekitar Satu Jam Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dipuji Warga

    Proses Tuntas Sekitar Satu Jam Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dipuji Warga
     
    Jakarta — Pelayanan di BPKB Polda Metro Jaya mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Orin, yang mengurus perubahan alamat serta pembayaran pajak kendaraan tahunan mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan petugas pada Rabu (25/3/2026). Orin menyampaikan bahwa proses pelayanan berjalan cepat dan efisien. Meski datang saat jam istirahat, seluruh proses administrasi dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

    “Saya datang sekitar jam 12 lewat, lalu mulai proses sebelum jam 1. Sekitar jam 2 sudah selesai semua. Jadi cepat,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi sikap petugas yang dinilai sopan, ramah, serta responsif dalam memberikan arahan. Menurutnya, setiap tahapan dijelaskan dengan baik, termasuk saat membutuhkan informasi tambahan seperti lokasi fotokopi maupun alur pelayanan. “Dari awal sampai selesai semua dibantu, petugasnya ramah dan cepat.
    Jadi sangat memudahkan,” tambahnya. Meski demikian, Orin turut memberikan masukan terkait fasilitas pendukung, khususnya kantin, agar dapat ditingkatkan kenyamanannya bagi masyarakat yang menunggu pelayanan. Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Iptu Ibnu Widiyantoro, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi kecepatan layanan maupun fasilitas pendukung. Menurutnya, pelayanan yang cepat, ramah, dan informatif menjadi komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. “Setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi pelayanan utama maupun fasilitas pendukung,” ujarnya. Melalui pelayanan yang optimal tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam mengurus administrasi kendaraan, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap pelayanan kepolisian.
  • Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dipuji Warga, Proses Tuntas Sekitar Satu Jam

    Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dipuji Warga, Proses Tuntas Sekitar Satu Jam

    Pelayanan BPKB Polda Metro Jaya Dipuji Warga, Proses Tuntas Sekitar Satu Jam
     
    Jakarta — Pelayanan di BPKB Polda Metro Jaya mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga, Orin, yang mengurus perubahan alamat serta pembayaran pajak kendaraan tahunan mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan petugas pada Rabu (25/3/2026). Orin menyampaikan bahwa proses pelayanan berjalan cepat dan efisien. Meski datang saat jam istirahat, seluruh proses administrasi dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

    “Saya datang sekitar jam 12 lewat, lalu mulai proses sebelum jam 1. Sekitar jam 2 sudah selesai semua. Jadi cepat,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi sikap petugas yang dinilai sopan, ramah, serta responsif dalam memberikan arahan. Menurutnya, setiap tahapan dijelaskan dengan baik, termasuk saat membutuhkan informasi tambahan seperti lokasi fotokopi maupun alur pelayanan. “Dari awal sampai selesai semua dibantu, petugasnya ramah dan cepat.
    Jadi sangat memudahkan,” tambahnya. Meski demikian, Orin turut memberikan masukan terkait fasilitas pendukung, khususnya kantin, agar dapat ditingkatkan kenyamanannya bagi masyarakat yang menunggu pelayanan. Pamin Seksi BPKB Polda Metro Jaya, Iptu Ibnu Widiyantoro, mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi kecepatan layanan maupun fasilitas pendukung. Menurutnya, pelayanan yang cepat, ramah, dan informatif menjadi komitmen dalam memberikan pelayanan publik yang optimal. “Setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi pelayanan utama maupun fasilitas pendukung,” ujarnya. Melalui pelayanan yang optimal tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam mengurus administrasi kendaraan, sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap pelayanan kepolisian.
  • Komisi III DPR RI Beri Penghargaan ke Kapolres Metro Bekasi atas keberhasilan mengawal konflik antara Warga dengan Pengembang secara damai.

    Komisi III DPR RI Beri Penghargaan ke Kapolres Metro Bekasi atas keberhasilan mengawal konflik antara Warga dengan Pengembang secara damai.

    Jakarta — Komisi III DPR RI memberikan penghargaan kepada Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, S.I.K, SH beserta Jajarannya atas Dedikasi dan kinerjanya dalam mengawal penyelesaian permasalahan yang terjadi antara warga dan pengembang di Cluster Vasana Neo Vasana Harapan Indah kota Bekasi.

    Sebagai bentuk apresiasi, Komisi III DPR RI memberikan penghargaan *Aryasêvā Sammāna Nusantara,* yang dimaknai sebagai penghargaan atas pengabdian yang mulia kepada Kombes Pol Sumarni, S.I.K, SH.

    Penghargaan tersebut disampaikan secara khusus oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, SH. MH yang disaksikan oleh segenap anggota Komisi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi III DPR RI pada Senin (30/3/2026), dengan menghadirkan Kapolres Metro Bekasi, PT Hasana Damai Putra (selaku pengembang) serta perwakilan warga.

    Dalam kesimpulan rapat, Komisi III DPR RI menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K, SH beserta jajaran yang dinilai berhasil mengawal proses perdamaian secara kekeluargaan antara para pihak yang bersengketa.

    Komisi III DPR menilai langkah-langkah yang dilakukan kepolisian khususnya Jajaran Polres Metro Bekasi yang mampu menjaga situasi tetap kondusif dan terkendali sekaligus mendorong tercapainya kesepakatan bersama secara kekeluargaan antara warga dan pihak pengembang.

    Tak hanya itu, keberhasilan atas mediasi tersebut juga dinilai sebagai wujud komitmen Polri dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat khususnya dalam penyelesaian permasalahan secara Humanis dan Berkeadilan.

    Selain itu Komisi III DPR RI juga mengapresiasi dengan tercapainya kesepakatan perdamaian antara warga dengan pihak pengembang PT. Hasana Damai Putra, dimana hal ini merupakan bukti bahwa pendekatan dialog dan mediasi yang dikawal oleh pihak kepolisian dapat menghasilkan solusi yang konstruktif dan Konkret.

    Terakhir, Komisi III DPR RI berharap capaian ini dapat menjadi contoh bagi aparat kepolisian lainnya dalam menyelesaikan konflik sosial ditengah masyarakat dengan pendekatan dialog dan humanis.

  • Kisah Haru  Pria Ini Hampiri Polisi Sambil Tertunduk Malu Karena Kehabisan Ongkos Pulang

    Kisah Haru  Pria Ini Hampiri Polisi Sambil Tertunduk Malu Karena Kehabisan Ongkos Pulang

    Kisah Haru di Pos Bitung: Saat Habis Ongkos Jadi Jalan Temukan Penolong

    Di tengah hiruk-pikuk arus balik Lebaran yang melelahkan, terselip sebuah kisah humanis yang terjadi di Pos Pelayanan Bitung. Bukan tentang pelanggaran lalu lintas atau kemacetan panjang, melainkan tentang seorang pria yang terpaksa menahan langkahnya karena dompet yang tak lagi berisi.

    Terhenti di Tengah Jalan

    Bagi banyak pemudik, perjalanan pulang ke rumah adalah fase akhir yang dinanti. Namun, bagi pria ini, perjalanan tersebut terasa begitu berat ketika ia menyadari bahwa simpanan uangnya telah habis sebelum sampai ke tujuan. Di bawah terik matahari dan kepulan asap kendaraan, ia memberanikan diri menghampiri jajaran Satlantas Polres Tangerang Selatan yang sedang berjaga.

    Rasa lelah dan bingung terpancar dari wajahnya saat menjelaskan kondisinya kepada petugas: ia kehabisan ongkos untuk melanjutkan sisa perjalanan.

    Respon Cepat dari Balik Seragam

    Mendengar keluh kesah sang pemudik, petugas kepolisian di Pos Pelayanan Bitung tidak tinggal diam. Tanpa proses birokrasi yang rumit atau tatapan menghakimi, empati langsung mengambil alih.

    Para anggota Satlantas dengan sigap melakukan aksi nyata:

    Memberikan Bantuan Finansial: Menutupi kekurangan biaya perjalanan yang dibutuhkan.
    Pendampingan Langsung: Tidak hanya memberi uang, petugas juga memastikan sang pemudik mendapatkan transportasi yang tepat.
    Pengawalan Aman: Memastikan pria tersebut naik ke kendaraan yang akan membawanya pulang hingga sampai ke tujuan dengan selamat.

    Lebih dari Sekadar Penjaga Jalan

    Aksi ini membuktikan bahwa kehadiran polisi di tengah arus mudik dan balik bukan sekadar untuk mengatur aspal dan roda, melainkan juga untuk menjadi sandaran bagi masyarakat yang sedang kesulitan.

    “Kepedulian adalah bahasa yang dipahami semua orang. Di saat lelah melanda para pemudik, bantuan sekecil apa pun bisa menjadi harapan besar bagi mereka untuk kembali berkumpul dengan keluarga.”

    Kisah di Pos Bitung ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam tegas, ada hati yang siap melayani. Sebuah akhir yang manis bagi perjalanan panjang sang pemudik, dan sebuah catatan prestasi humanis bagi Polres Tangerang Selatan.

     

  • Bukan Karena Tilang, Pria Ini Hampiri Polisi Sambil Tertunduk Malu Karena Kehabisan Ongkos Pulang

    Bukan Karena Tilang, Pria Ini Hampiri Polisi Sambil Tertunduk Malu Karena Kehabisan Ongkos Pulang

    Kisah Haru di Pos Bitung: Saat Habis Ongkos Jadi Jalan Temukan Penolong

    Di tengah hiruk-pikuk arus balik Lebaran yang melelahkan, terselip sebuah kisah humanis yang terjadi di Pos Pelayanan Bitung. Bukan tentang pelanggaran lalu lintas atau kemacetan panjang, melainkan tentang seorang pria yang terpaksa menahan langkahnya karena dompet yang tak lagi berisi.

    Terhenti di Tengah Jalan

    Bagi banyak pemudik, perjalanan pulang ke rumah adalah fase akhir yang dinanti. Namun, bagi pria ini, perjalanan tersebut terasa begitu berat ketika ia menyadari bahwa simpanan uangnya telah habis sebelum sampai ke tujuan. Di bawah terik matahari dan kepulan asap kendaraan, ia memberanikan diri menghampiri jajaran Satlantas Polres Tangerang Selatan yang sedang berjaga.

    Rasa lelah dan bingung terpancar dari wajahnya saat menjelaskan kondisinya kepada petugas: ia kehabisan ongkos untuk melanjutkan sisa perjalanan.

    Respon Cepat dari Balik Seragam

    Mendengar keluh kesah sang pemudik, petugas kepolisian di Pos Pelayanan Bitung tidak tinggal diam. Tanpa proses birokrasi yang rumit atau tatapan menghakimi, empati langsung mengambil alih.

    Para anggota Satlantas dengan sigap melakukan aksi nyata:

    Memberikan Bantuan Finansial: Menutupi kekurangan biaya perjalanan yang dibutuhkan.
    Pendampingan Langsung: Tidak hanya memberi uang, petugas juga memastikan sang pemudik mendapatkan transportasi yang tepat.
    Pengawalan Aman: Memastikan pria tersebut naik ke kendaraan yang akan membawanya pulang hingga sampai ke tujuan dengan selamat.

    Lebih dari Sekadar Penjaga Jalan

    Aksi ini membuktikan bahwa kehadiran polisi di tengah arus mudik dan balik bukan sekadar untuk mengatur aspal dan roda, melainkan juga untuk menjadi sandaran bagi masyarakat yang sedang kesulitan.

    “Kepedulian adalah bahasa yang dipahami semua orang. Di saat lelah melanda para pemudik, bantuan sekecil apa pun bisa menjadi harapan besar bagi mereka untuk kembali berkumpul dengan keluarga.”

    Kisah di Pos Bitung ini menjadi pengingat bahwa di balik seragam tegas, ada hati yang siap melayani. Sebuah akhir yang manis bagi perjalanan panjang sang pemudik, dan sebuah catatan prestasi humanis bagi Polres Tangerang Selatan.

     

  • Polsek Metro Gambir Bantu Temukan Motor Hilang di Monas, Ternyata Pemilik Lupa Lokasi Parkir

    Polsek Metro Gambir Bantu Temukan Motor Hilang di Monas, Ternyata Pemilik Lupa Lokasi Parkir


    Seorang pria sempat dilanda kepanikan setelah mengira sepeda motornya hilang di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Kendaraan yang diparkir sejak sore hari itu tiba-tiba tidak ditemukan di lokasi yang diingatnya.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Gambir bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di area Monas.

    Setelah dilakukan penelusuran dan pencarian secara menyeluruh, motor tersebut akhirnya ditemukan di area parkir pintu masuk Monas Timur. Kejadian ini pun terungkap bukan sebagai tindak pencurian, melainkan karena pemilik kendaraan lupa lokasi parkirnya.

    Meski sempat membuat panik, peristiwa ini berakhir dengan baik. Motor berhasil ditemukan dalam kondisi aman, dan situasi di sekitar kawasan tetap kondusif.

    Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan lokasi parkir kendaraan guna menghindari kesalahpahaman serupa.

     

     

  • Gerak Cepat Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya Yang Kebakaran

    Gerak Cepat Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya Yang Kebakaran

    Gerak Cepat Kapal Polairud Sulut Bergerak Evakuasi ABK KM Anaya Yang Kebakaran
    Ledakan mesin memicu kebakaran di KM Anaya di perairan Laut Maluku, Kamis (26/3/2026). Lima ABK dilaporkan mengalami luka bakar, satu di antaranya luka berat.
    Direktur Polairud Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan kapal Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) untuk operasi evakuasi.

    “Personel sudah diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban,” ujarnya.
    Berdasarkan data koordinat, lokasi kejadian berada di titik 1°54’10.62″ LU dan 126°23’49.98″ BT, sekitar 87 mil laut timur laut dari Manado.
    Saat ini, kapal evakuasi masih dalam perjalanan menuju lokasi kejadian. Setelah proses evakuasi, kapal diperkirakan tiba di Markas Komando (Mako) Polairud pada pukul 23.00 WITA.
    Pihak kepolisian masih terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait perkembangan situasi di lapangan.
  • Kapolri Apresiasi Polda Sumsel, Kecelakaan dan Kriminalitas Turun Saat Malam Takbiran

    Kapolri Apresiasi Polda Sumsel, Kecelakaan dan Kriminalitas Turun Saat Malam Takbiran

    PALEMBANG — Pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho usai mengikuti video conference (vicon) nasional bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jumat malam (20/3/2026).

    Dalam vicon tersebut, Kapolri memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Polda Sumsel yang dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan selama periode arus mudik Lebaran. Bahkan, capaian signifikan ditunjukkan melalui penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas.

    Kapolda Sumsel menjelaskan, kondisi kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel terpantau kondusif. Hal ini tidak terlepas dari kesiapsiagaan sebanyak 4.303 personel gabungan yang ditempatkan di 73 pos pengamanan dan pelayanan.

    “Seluruh personel kami siagakan secara maksimal. Tidak ada ruang untuk kelengahan. Setiap pos harus benar-benar hadir sebagai pusat pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat,” tegas Sandi.

    Sebagai tindak lanjut arahan Kapolri, Polda Sumsel kini memfokuskan pengamanan pada fase arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026. Sejumlah langkah strategis pun disiapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas di titik rawan kemacetan, pengawasan keselamatan di destinasi wisata khususnya wisata air, hingga peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait kesiapan perjalanan, termasuk kecukupan saldo kartu tol.

    Selain itu, aparat juga mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pasca pelaksanaan Salat Id yang umumnya diikuti aktivitas rekreasi ke berbagai objek wisata.

    Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel mencatat tren positif dalam penanganan gangguan kamtibmas. Data menunjukkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mengalami penurunan sebesar 57 persen, dari 30 kasus menjadi 13 kasus. Sementara itu, kasus penyalahgunaan narkoba juga turun 50 persen, dari 14 kasus menjadi 7 kasus.

    Baca Juga :  Satlantas Polres OKU Gelar Talk Show Kamseltibcarlantas di Radio Sukses FM Baturaja

    Tak hanya itu, pengamanan juga diperluas terhadap 2.338 objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, seperti masjid, pusat perbelanjaan, hingga lokasi wisata yang menjadi tujuan warga selama libur Lebaran.

    Kegiatan pemantauan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Gubernur mengapresiasi soliditas dan sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan hingga Idul Fitri.

    Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi di musim kemarau.

    Baca Juga :  Kapolres OKU Bersama Forkopimda Resmikan Taman SSO Polres OKU

    “Mari kita rayakan Idul Fitri dengan penuh rasa syukur, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Herman Deru.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya memastikan seluruh sistem pelayanan kepolisian tetap berjalan optimal selama periode Lebaran.

    “Command Center dan layanan 110 aktif selama 24 jam. Kami pastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional,” ungkapnya.

    Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, termasuk fase arus balik, guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Upaya ini sejalan dengan tujuan mewujudkan mudik yang aman, perjalanan yang lancar, serta kebahagiaan bagi seluruh keluarga

  • Kapolri Apresiasi Polda Sumsel, Kecelakaan dan Kriminalitas Turun Saat Malam Takbiran

    Kapolri Apresiasi Polda Sumsel, Kecelakaan dan Kriminalitas Turun Saat Malam Takbiran

    PALEMBANG — Pengamanan malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Sumatera Selatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Hal tersebut disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho usai mengikuti video conference (vicon) nasional bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jumat malam (20/3/2026).

    Dalam vicon tersebut, Kapolri memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Polda Sumsel yang dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan selama periode arus mudik Lebaran. Bahkan, capaian signifikan ditunjukkan melalui penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas.

    Kapolda Sumsel menjelaskan, kondisi kamtibmas di seluruh wilayah hukum Polda Sumsel terpantau kondusif. Hal ini tidak terlepas dari kesiapsiagaan sebanyak 4.303 personel gabungan yang ditempatkan di 73 pos pengamanan dan pelayanan.

    “Seluruh personel kami siagakan secara maksimal. Tidak ada ruang untuk kelengahan. Setiap pos harus benar-benar hadir sebagai pusat pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat,” tegas Sandi.

    Sebagai tindak lanjut arahan Kapolri, Polda Sumsel kini memfokuskan pengamanan pada fase arus balik yang diprediksi mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026. Sejumlah langkah strategis pun disiapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas di titik rawan kemacetan, pengawasan keselamatan di destinasi wisata khususnya wisata air, hingga peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait kesiapan perjalanan, termasuk kecukupan saldo kartu tol.

    Selain itu, aparat juga mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pasca pelaksanaan Salat Id yang umumnya diikuti aktivitas rekreasi ke berbagai objek wisata.

    Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel mencatat tren positif dalam penanganan gangguan kamtibmas. Data menunjukkan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mengalami penurunan sebesar 57 persen, dari 30 kasus menjadi 13 kasus. Sementara itu, kasus penyalahgunaan narkoba juga turun 50 persen, dari 14 kasus menjadi 7 kasus.

    Baca Juga :  Satlantas Polres OKU Gelar Talk Show Kamseltibcarlantas di Radio Sukses FM Baturaja

    Tak hanya itu, pengamanan juga diperluas terhadap 2.338 objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, seperti masjid, pusat perbelanjaan, hingga lokasi wisata yang menjadi tujuan warga selama libur Lebaran.

    Kegiatan pemantauan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Gubernur mengapresiasi soliditas dan sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif selama Ramadan hingga Idul Fitri.

    Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi di musim kemarau.

    Baca Juga :  Kapolres OKU Bersama Forkopimda Resmikan Taman SSO Polres OKU

    “Mari kita rayakan Idul Fitri dengan penuh rasa syukur, serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Herman Deru.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya memastikan seluruh sistem pelayanan kepolisian tetap berjalan optimal selama periode Lebaran.

    “Command Center dan layanan 110 aktif selama 24 jam. Kami pastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara cepat, tepat, dan profesional,” ungkapnya.

    Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, termasuk fase arus balik, guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Upaya ini sejalan dengan tujuan mewujudkan mudik yang aman, perjalanan yang lancar, serta kebahagiaan bagi seluruh keluarga